IDENTITAS
NASIONAL
DEWI AYU ARISMAYA
1401413151
Istilah “identitas nasional” secara terminologis adalah
suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa yang secara filosofis membedakan
bangsa tersebut dengan bangsa lain. Berdasarkan pengertian yang demikian ini
maka setiap bangsa di dunia ini akan memiliki identitas sendidri-sendiri sesuai
dengan keunikan, sifat, cirri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut. Jadi
Identitas nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat dengan wilayah dan
selalu memiliki wilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri), kesamaan sejarah,
sistim hukum/perundang undangan, hak dan kewajiban serta pembagian kerja
berdasarkan profesi.
B. Unsur-Unsur Pembentuk Identitas Nasional
1. Suku Bangsa
Suku
bangsa ialah golongan social yang khusus bersifat askriptif (ada sejak lahir)
yang sama coraknya dengan golongan umur dan jenis kelamin di Indonesia,
terdapat banyak sekali suku bangsa atau kelompok etnis dengan tidak kurang dari
300 dialek bangsa populasi penduduk Indonesia.
2. Agama
Bangsa
Indonesia di kenal dengan bangsa yang agamis, agama-agama yang tumbuh dan
berkembang di nusantara adalah islam. Kristen, khatolik, hindu, budha, dan kong
hu cu ,Agama kong hu cu pada awalnya diakui sebagai agama resmi bangsa, tetapi
sejak Abdurahhman wahid jadi presiden ,istilah agama resmi dihapuskan.
3. Kebudayaan
kebudayaan
merupakan patokan dari nilai-nilai etika dan moral ,baik yang tergolong ideal
atau yang seharusnya, maupun yang operasional dan actual didalam kehidupan
sehari-hari (ethos).
4. Bahasa
Bahasa
merupakan unsur pendukung identitas nasional yang lain . Bahasa dipandang
sebagai system perlambang yang secara arbiter dibentuk atas unsur-unsur bunyi
maupun ucapan manusia dan juga digunakan sebagai sarana berinterinteraksi antar
manusia. Baik secara lisan, tulisan ataupun gerakan (isyarat).
5. Sejarah
Indonesia adalah Negara yang begitu kaya akan
nilai sejarah, itu dapat dibuktikan dari berbagai tulisan pakar tentang sejarah
perjuangan dan usaha dalam merebut kemerdekaan. Sejarah juga mencatat, sebelum
menjadi sebuah identitas negara bangsa yang Modern, bangsa Indonesia pernah
mengalami masa kejayaan yang gemilang. Semangat juang bangsa Indonesia dalam
mengusir penjajah menurut banyak kalangan telah menjadi ciri khas tersendiri
bagi bangsa Indonesia yang kemudian menjadi salah satu unsur pembentuk
identitas nasional Indonesia.
C.
Pentingnya Identitas Nasional
Identitas nasional dan jati diri
suatu bangsa harus dijaga agar bangsa tersebut tidak mudah dihancurkan oleh
bangsa lain dan menjadi bangsa yang kuat. Identitas nasional dapat menumbuhkan
rasa nasionalisme yang tinggi diantara warga negara indonesia jika setiap warga
negara menyadari dan mengimplementasikan nilai-nilai identitas nasional yang
telah ada. Namun dalam kenytaan yang ada identitas nasional di negara ini mulai
memudar. Kurangnya rasa nasionalisme dan rasa “satu indonesia” membuat
identitas nasional negara ini menjadi kacau atau disebut krisis identitas
nasional. Saat ini dapat kita lihat bahwa indonesia telah mengalami krisis
identitas nasional. Banyak penduduk indonesia telah melupakan unsur unsur
kebudayan yang merupakan basis dari identitas nasional suatu bangsa. Contohnya
yaitu budaya barat yang masuk ke indonesia melalui globalisasi telah banyak
mengubah pola hidup generasi muda saat ini, salah satunya yaitu melupakan
kultur budaya bangsa indonesia sendiri. Saat ini bangsa Indonesia telah
mengalami penurunan dalam hal identitas nasional, pandangan saya sendiri.
Karena globalisasi yang ada masuk dalam budaya Indonesia sendiri. Budaya-budaya
kita mulai luntur, tergeser oleh budaya-budaya barat yang modern serba prkatis
dan bisa menggiurkan masyarakat-masyarakat Indonesia itu sendiri.
D.
Pengertian Umum Nasionalisme
Kata nasional
merupakan identitas yang melekat pada kelompok-kelompok yang lebih besar yang
diikat oleh kesamaan-kesamaan, baik fisik seperti budaya, agama, dan bahasa
maupun nonfisik seperti keinginan, cita-cita dan tujuan. Nasionalisme juga
dapat diartikan sebagai situasi kejiwaan dimana kesetiaan seseorang secara
total diabdikan langsung kepada Negara bangsa atas nama sebuah bangsa.munculnya
nasionalisme terbukti sangat efektif sebagai alat perjuanagn bersama merebut
kemerdekaan dari cengkeraman colonial.
E.
Nasionalisme Indonesia
Nasionalisme
Indonesia merupakan nasionalisme yang sepenuhnya mendasarkan diri pada
nilai-nilai kemanusiaan (perikemanusiaan) yang hakiki dan bersifat asasi.
Bertujuan mengangkat harkat dan martabat kemanusiaan setiap bangsa, untuk hidup
bersama secara adil dan damai tanpa diskriminasi apa pun dalam
hubungan-hubungan sosialnya. Persoalan menarik yang mengemuka dalam konteks ini
adalah, sejauh mana komitmen kita sebagai generasi penerus bangsa dalam
memelihara dan menjaga kemurnian esensi dan hakikat pemikiran nasionalisme
Indonesia, serta dalam memaknainya pada konteks kekinian zaman.
Sejak
lahirnya, nasionalisme Indonesia sudah menyatakan diri secara tegas sebagai
anti-penjajahan (kolonialisme), anti-imperialisme, dan anti-kapitalisme.
Penegasan ini berangkat secara mendasar dari pengalaman objektif bangsa
Indonesia sebagai bangsa yang pernah terjajah dan dijajah selama lebih kurang
tiga setengah abad. Penaklukan demi penaklukan, penindasan demi penindasan,
berikut politik adu domba devide et impera dilakukan secara sistematis, untuk
menguasai serta menguras sebanyak-banyaknya potensi sumber daya alam negeri
ini. Inilah fakta sejarah yang dialami bangsa kita di masa lampau.
Berangkat
dari fakta sejarah tersebut, para intelektual pendahulu kita selanjutnya
menggali serta mengartikulasikannya dalam suatu rumusan sistematis saat
menyusun dan membangun gerakan perlawanan modern terhadap penguasaan kolonial.
Lahirlah pemikiran nasionalisme Indonesia sebagai wujud manifestasi penolakan
terhadap sistem kehidupan kapitalis kaum penjajah. Singkatnya, semangat
nasionalisme yang anti-kolonialisme, anti-imperialisme, dan anti-kapitalisme.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar